IMG_20200711_120034
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter
Share on whatsapp

Agus Sanusi, Anak GKB Cenang Siap Menyongsong Masa Depan

Tidak pernah terbayangkan sebelumya, kalau kebiasaannya bermain hp dan bergadang membuat Agus Sanusi sering tidak berangkat dan menghadapkannya pada kenyataan bahwa harus keluar dari sekolah tercinta.

Saat itu ada dua pilihan yaitu dikeluarkan begitu saja atau pindah ke sekolah lain. Berhubung sudah semester 2 dan sebentar lagi Ujian Nasional, akhirnya dia memutuskan untuk pindah ke sekolah yang lebih dekat dengan rumahnya. MTs.Riyadlotul ‘Uqul Cenang sekolah pilihan di desanya. Sekolah yang mungkin sangat kalah jauh fasilitasnya dengan sekolahnya dulu di SMP N 2 Songgom.

Gedung bercat biru dengan 6 kelas itu kini menjadi tempat Agus menimba ilmu. Bulan Januari tahun 2018, dia mencoba beradaptasi dengan keadaan yang serba baru. Mata pelajaran yang berbeda tak membuatnya menyerah. Namun, di satu sisi ada yang membuatnya tidak nyaman.

“Suasana di MTs ini tidak sesuai yang saya bayangkan. Teman SD dulu pun sikapnya berubah membuat saya susah bergaul. Sebab itu, saya jarang berangkat sekolah dan memilih mundur walaupun ujian sudah di depan mata,” kenang Agus.

Hanya satu bulan Agus mencicipi bangku sekolah di MTs.Riyadlotul ‘Uqul. Bujukan dari berbagai pihak pun tidak mempan menyentuh hatinya.

Ketua FMPP Cenang Moh.Pahruroji pun tak tinggal diam. Dia mencoba memberi Agus semangat, tapi usahanya gagal. Agus tetap teguh pada pendiriannya. Hal tersebut membuat orang tuanya marah. Seolah tak perduli dengannya. Terserah apa yang mau dilakukan Agus.

Untuk mengisi waktu, Agus membantu orang tuanya di sawah. Bermain hp menjadi hiburan untuknya, tak jarang dia masih suka belajar bahasa inggris sendiri.

Anak ketiga dari 4 bersaudara ini lahir dari keluarga sederhana. Ibunya Soanah berasal dari Wijahan sedangkan Ayahnya Sumasno Karanganyar, mereka mengolah sawah demi mencukupi kebutuhan keluarganya.

Dan tidak terasa hampir 2 tahun Agus putus sekolah. Berkat doa serta dorongan dari keluarga, Agus melanjutkan kembali sekolahnya di MTs.Riyadlotul ‘Uqul.

“Saya sadar dan tidak ingin menyesal nantinya, mumpung masih diberi kesempatan saya mau lanjut sekolah dan tak mau menyianyiakan lagi,” terang Agus.

Tahun pelajaran 2019/2020, Agus menjadi murid MTs kelas sembilan lagi. Dia harus bergabung dengan temannya yang lebih muda. Dibandingkan dengan yang lain, perawakan Agus sudah tidak pantas anak MTs, tubuhnya tinggi menjulang tapi tak jadi masalah untuknya. Dalam menghadapi sikap teman-temannya, dia cuek saja. Anggap lah seperti biasa yang penting fokus belajar.

Agus Sanusi tipe anak pendiam. Dia lebih suka belajar Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Adapun kendalanya selama belajar di MTs adalah mata pelajaran seperti Bahasa Arab, karena dia mengaku tak pernah mengenyam pendidikan diniyah. Tak hanya itu, pelajaran lain seperti fiqih, akidah, qur’an hadist, ke-NU-an dan SKI membuatnya kewalahn. Dia mengalami kesulitan saat ujian karena tidak tau dasarnya.

Anak berkulit kuning langsat ini lahir di Brebes 2 Juni 2001 mengaku senang ikut Gerakan Kembali Bersekolah. Artinya cita-citanya menjadi Ahli Ilmu Teknologi atau Programer masih terbuka lebar di depan mata. Tahun ini dia lulus dari MTs dengan predikat  nilai tertinggi.

Dia hanyalah  satu contoh anak GKB yang mempunyai semangat belajar meskipun banyak halangan yang menghadang. Serta siap menyongsong masa depannya dengan melajutkan ke SMK Andalusia Jatibarang.

Semoga dengan dukungan dari berbagai pihak terutama keluarga, anak GKB Brebes dapat meraih cita-cita mulianya.

Penulis : KBC-40 ROIKHATUL JANAH Tinggal di Cenang

1 komentar untuk “Agus Sanusi, Anak GKB Cenang Siap Menyongsong Masa Depan”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.