Apresiasi GKB
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter
Share on whatsapp

Anak GKB harus Tetap Semangat

Pemerintah saat ini sedang sangat sibuk dan konsen dengan penanganan pandemi covid 19, baik terkait aspek kesehatan penyelamatan masyarakat Indonesia terkait dengan ‘pagebluk’ yang hampir menyeluruh dunia, maupun berusaha menjami kebutuhan akan masyarakat dengan pemberian bantuan terdampak covid 19.

Pastinya ada yang terpuaskan dan ada kekurangan disana sini dan saya berfikir bahwa memang tidak mudah menjadi pejabat atau pun pemimpin pada era seperti ini, lamunan saya kembali ke wilayah lebih kecil Kabupaten Brebes.

Ya, Kabupaten Brebes dengan segala keunikan dan kearifan lokalnya yang sepat mengambil perhatian dunia luar dianggap “ lelet / slow respon penanganan covid 19 “ toh nyatanya tetap ayem dan slow saja masyarakat menyikapi kondisi covid 19 di wilayah ujung jawa barat ini.

Menjadi Kabupaten terakhir yang menyandang zona merah Brebes tetap santuy…, bahkan sampai sekarang menjadi zonz merah sekalipun brebes tetap santai dan minim informasi update terkait covid 19.

Sekolah Tetap Dari Rumah

Saya malah ngelamunya sampai ke kedua anak saya yang sekarang masih belajar dirumah, menarik mencermati kondisi covid 19 ini kita banyaak belajar dari kondisi luar biasa ini, bejalajar jadi guru bagi anak – anak, belajar lagi tentang materi SD dan TK ( karena anak saya SD dan TK ).

Ini yang membuat saya berfikir, bahwa Kabupaten Brebes punya prestasi gemilang dalam inovasi layanan publik yang dikenal dengan GERAKAN KEMBALI BERSEKOLAH ( GKB ), mungkin tak banyak yang tahu dan mengerti bagaimana sejarahnya, masyarakat hanya terima mateng bahwa anak – anak didesa yang tidak sekolah sekarang diwajibkan sekolah, ya baik yang putus sekolah, mogok sekolah, atau tidak lulus sekolah semua dimotivasi untuk sekolah.

Bukan Cuma disuruh sekolah, tapi difasilitasi dan dibimbing, yang kurang motivasi dimotivasi, yang kurang dana dibiayai, yang kurang paham dipahamkan bahwa dunia menuju kepada persaingan global dimana Kabupaten Brebes ini menjadi target pemerintah untuk dijadikan salah satu Kawasan Industri.

Anda bisa bayangkan kan kalau ternyata masyarakat brebes angka pendidikannya rendah, kualitas SDM otomatis tidak mampu bersaing di daerah sendiri kan sangat prihatin dimana sekarang angka angkatan kerja sangat tinggi.

Masyarakat mulai paham bahwa pentinya pendidikan, dan Pemerintah Kabupaten Brebes berusaha hadir dengan mengandeng steakholder, mitra dll bergandeng tangan untuk mengatasi persoalan pendidikan khususnya penangan ATS.

Ya…, kesepakatannya adalah Anak Tidak sekolah ( ATS ) harus kembali sekolah, mau di sekolah formal ataupun non formal, intinya harus belajar dan memiliki pengetahuan dan ketrampilan untuk bekal masa depannya.

Anak GKB Harus Tetap Semangat

Sejenak saya melihat bagaimana anak – anak mulai lelah belajar dari rumah, tentu berbeda belajar langsung dengan guru dan dengan orang tua yang tentunya kualitas dan tehnik mengajarnya beda ( tidak mesti memiliki kompetensi sebagai pengajar ).

Tentu beda belajar online dengan belajar secara langsung diterangkan bahkan belajar sendiri dirumah tentu beda dengan belajar dengan teman satu kelas wkwkwkw

Mendadak saya bertanya “ Bagaimana kabar anak GKB di masa Covid 19 ? “

Miris memang karena saya yakin sebagian besar dari mereka adalah berasal dari keluarga yang secara perekonomian menengah ke bawah, bisa jadi tidak memiliki sarana komunikasi untuk bisa belajar online, bisa jadi tidak memiliki keluarga yang senggang dan mau mengaajari menyelesaikan tugas – tugas selama belajar online.

Ya saya jadi ingat pesan Wakil Bupati Brebes Narjo, SH, MH memberikan semangat kepada anak-anak GKB saat menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam peresmian gedung baru Stasiun Brebes kepada anak-anak GKB. “ Semua anak-anak GKB harus bersemangat, dan harus mempunyai cita-citanya yang tinggi agar bisa menjadi Direktur Utama, Kapolres, Dandim, Bupati ataupun lainnya. Tidak boleh malas karena kalo malas maka tidak akan menjadi orang yang sukses.” Katanya. ( 6 Maret 2020 ).

Jadi buat anak GKB di Kabupaten Brebes, tetap semangat dan ayooo selalu semangat dan kalau ada kendala komunikasikan dengan kakak – kakak anda di FMPP Kecamatan yang selalu setia mendampingi anda.

Aziz Amin | KomBes KBC-10
Freelancer, WA 0858.6767.9796

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.