klampok 3
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter
Share on whatsapp

FKDT Kecamatan Wanasari Sukseskan Pemilu 2024

Brebes (kombes.net) – Forum Komunikasi Diniyah Taklimiyah (FKDT) Kecamatan Wanasari menggelar rapat koordinasi bersama Kepala Madrasah Diniyah Taklimiyah Awaliyah (MDTA) Hidayatul Mubtadiin Desa Klampok, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes terkait sukseskan pemilu tahun 2024.

” FKDT Kabupaten Brebes sudah melakukan kerjasama MOU dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes untuk meningkatkan partisipasi pemilu tahun 2022,” ungkap Akhmad Sururi pada saat memberikan sambutan pada rapat tersebut. Jumat (15/07/2022) kemarin.

Sururi menambahkan,¬† bahwa pemilu itu penting, seorang ustad atau ustadzah juga harus bisa membantu mensukseskan pesta demokrasi ini. Selama kita masih berkiprah dimasyarakat, mari kita bantu penyelenggara negara dalam upaya mensukseskan pemilu. ” Ikhtiar mencari pemimpin itu penting, jika tidak kita yang memberikan pemahaman kepada warganya dengan baik, terus mau dibawa kemana pemilu ini,¬† jangan sampai apatis dalam memaknai pemilu,” tambahnya.

Sementara itu, Aziz Aminudin selaku Fasilitator Pemilu dari PPMN Kabupaten Brebes menjelaskan, kita harus memaknai pemilu itu penting, jangan sampai sebaliknya, jika kita bisa memberikan pemahaman secara detail terkait pemilu, maka akan muncul pemimpin di negeri yang amanat, dibuat kita telah memilihnya agar pemimpin kita amanat, itu pun belum tentu dalam tindakan pemimpin ini sesuai dengan ucapan yang pernah disampaikan sebelumnya.

” Pilihkan pemimpin dengan hati nurani, dan berikan hak pilih anda dengan baik, jika anda belum terdaftar dalam pemilu serentak nanti, maka silahkan check dulu di aplikasi lindungi hakmu, pastikan sudah terinstall dan anda sudah tahu sedini mungkin yang sudah masuk di Daftar Pemilih Tetap, agar saat 14 Februari 2024, anda bisa menggunakan hak suara anda dengan baik,” tambahnya.

Tampak terlihat antusias peserta saat mereka diberikan sesi diskusi, dan ada salah satu pertanyaan  dari MDTA Pesantunan, apakah tidak tabu bagi ustad atau ustadzah bicara pemilu, sementara kita ini belum pernah mendapatkan tematik tentang pesta demokrasi yakni pemilu ini.

Kontributor : Bahrul Ulum ( KJW PPMN Brebes )

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.