Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter
Share on whatsapp

Hj. Nur Nadlifah, Komitmen Pada Isu Kesehatan di Dapil IX Jateng

Sebuah rekam jejak anggota DPR RI di Daerah Pilihannya menjadi entry point penting bagi masyarakat untuk menilai apakah wakil rakyatnya peduli dengan daerahnya atau tidak, prinsipnya semakin wakil rakyat ini menyapa dan melakukan upaya kerja-kerja pengabdian dan menyuarakan aspirasi masyarakat secara luas, maka masyarakat akan merasakan kehadiran kiprah mereka.

Semakin merawat di daerah pilihannya, maka dampaknya adalah semakin banyak masyarakat merasakan kerja-kerja pembangunan yang diupayakan. Masyarakat harus menyalurkan aspirasi di daerahnya kepada wakil rakyatnya yang sudah duduk di parlemen tersebut, tagih janjinya bila mereka tidak merawatnya, bila perlu tidak usah didukung lagi kalau ingkar dengan janji yang sudah diucapkan.

Mereka jelas masuk dalam sebuah komisi yang ada di lembaga legislator. Dimana Terkait dengan fungsi legislasi, DPR memiliki tugas dan wewenang: Menyusun Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Menyusun dan membahas Rancangan Undang-Undang (RUU), Menyetujui atau tidak menyetujui peraturan pemerintah pengganti UU (yang diajukan Presiden) untuk ditetapkan menjadi UU, mereka juga mempunyai posisi bargaining dengan tugasnya. Ada fungsi pengawasan, ada fungsi legislasi dan ada fungsi budgeting. Sebuah tugas yang sangat penting di dalam menata negara ini. 

Gerakan membangun dapil harus ada, jangan sampai adem ayem, sinergitas antara anggota DPR RI di Dapil IX Jateng juga penting dan saling berinteraksi untuk memperjuangkan aspirasi dari daerah di tingkat Nasional, dan wajib baginya untuk memperjuangkan sesuai dengan amanat partainya, dan juga amanat dari warga yang disalurkan melalui jaring aspirasi saat mereka turun ke Dapilnya. 

Sebut saja Hj. Nur Nadlifah, S.Ag, MM  Politisi perempuan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) yang sekarang duduk di Komisi IX DPR RI dengan Daerah pilihan adalah Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal sudah membuktikan beberapa aksi-aksi nyata untuk memposisikan dengan baik sebagai salah satu politisi perempuan yang konsen dalam bidang peroalan tenaga kerja, kependudukan dan kesehatan, ini sejalan dengan posisi yang di embannya.

Jebolah Universitas Islam Yogyakarta, telah menunjukkan beberapa rangkaian kegiatan nyata di daerah pilihannya, seperti saat covid-19 ini, melakukan serangkaian kegiatan edukasi menggunakan masker dengan baik dan benar, menempatkan beberapa titik CTPS di pasar, pondok pesantren dan masjid, termasuk penyemprotan disinfektan di layanan publik dan tempat beribadah, dan baru-baru kemarin menyerahkan alat Rapid Test, bahkan Alat Pelindung Diri di sejumlah Rumah Sakit.

Nur Nadlifah dipanggilnya Mba Nad, sebelum menjadi wakil rakyat DPR RI, dia menjadi Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, sekarang posisi ada di komisi IX DPR RI yang membidangi soal Kesehatan dan Ketenagakerjaan, menurutnya 2 bidang ini adalah persoalan yang penting bagi kehidupan dasar manusia dan jika di Kab/kota bidang Kesehatan menjadi urusan wajib yang harus dikerjakan karena menyangkut kesehatan warganya.

Selama 6 tahun terakhir, bersama sama masyarakat Brebes mengenal lebih dekat, berinteraksi, bertemu, ngobrol langsung kepada semua lapisan sampai di desa desa, sehingga mengetahui persoalan masyarakat secara detail. Salah satunya adalah persoalan yang sangat mendasar diantaranya angka stuntingnya yang masih tinggi, pengirim Pekerja migran Indonesia yang berasal dari Kabupaten Brebes yang juga masih cukup tinggai, dan persoalan kependudukan yang mesti mendapatkan perhatian bagi Kab/Kota untuk berupaya dalam mengendalikan penduduknya. Karena semakin banyak penduduk tapi tidak berkualitas apalagi menyisakan banyak persoalan sosial, kemiskinan dan atau beban ganda, maka akan menjadi persoalan yang cukup pelik untuk diatasi kemudian.

Penulis yakin, bahwa para kader partai seperti Mba Nad, ada juga kader-kader partai yang duduk di kursi parlemen sekarang ini untuk melakukan kerja-kerja cerdas, kerja-kerja keras dan kerja tuntasnya dalam mengemban amanat rakyat, dan suara mereka di pusat jelas masih di dengar, termasuk siapapun yang mampu dan mau bekerja dengan baik sesuai dengan tugas fungsi sebagai anggota DPR RI pastinya akan menyuarakan persoalan daerah ke kanca nasional.

Selamat buat Mba Nad yang masih fokus pada bidang tugasnya, yakni menyuarakan dan memberdayakan kaum parempuan di Dapil IX untuk selalu diperjuagkan, jangan pantang surut, harus tetap berkhidmat kepada umat, termasuk memberdayakan Madrasah Diniyah Taklimiyah, Guru ngaji, Kyai Kampung, dan Pondok Pesantren, karena dari sanalah salah satu karakter bangsa ini memiliki budi pekerti yang berakhlaqul karimah.

KBC-01

KBC-01

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *