Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Wakro, S.IP saat memberikan materi pada kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif, Rabu (14/12/2022 )
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter
Share on whatsapp

Ketua Bawaslu Brebes : Mari Bergerak Bersama Aktifkan Sel-sel Pengawasan Partisipatif

BREBES ( kombes.net ) – Kita perlu bergerak bersama mengaktifkan sel – sel pengawasan partisipatif di Kabupaten Brebes. Demikian disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes Wakro, S.IP dihadapan 50 peserta Sosialisasi pengawasan partisipatif meliputi anggota Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Se-Kabupaten Brebes, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Se-Kabupaten Brebes, 10 Jurnalis warga Pemilu dan wartawan media cetak atau online, Rabu (14/12/2022 ).

Semua pihak masyarakat, kata Wakro, diharapkan ikut berperan dalam pengawasan Pemilu sebagai upaya pencegahan pelanggaran. Pada pertemuan ini juga, peserta dikenalkan bagaimana tugas dan kewenangan Bawaslu tekait dengan pelaksanaan Pemilu. Pemilu bukan gelaran satu hari satu malam, tapi dari bulan Juni 2022 sudah mulai tahapan.

” Kami berharap dengan adanya kolaborasi seperti ini merupakan bagian dari bentuk pencegahan agar tidak terjadi lagi kasus, sebagai contoh kasus pada Pemilu Tahun 2019 kemarin, pola mobilisasi yang dilakukan oleh oknum yang melibatkan pemilih pemula, khususnya di Pondok Pesantren,” katanya.

Sejak awal kami sudah mulai menginventarisir data santri Se-Kabupaten Brebes, jangan sampai santri dimobilisasi karena potensi Pemungutan Suara Ulang (PSU) sangat besar. Belajar dari kasus Bantarkawung, ternyata salah satu pemilih luar Kabupaten Brebes diberikan 5 surat suara, akhirnya ketahuan dan otomatis dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Tugas Bawaslu, lanjut Wakro, diantaranya melakukan pencegahan dan penindakan di wilayah Kabupaten/ Kota tehadap pelanggaran dan sengketa pemilu, mengawasi pelaksanaan tahapan Penyelenggaraan Pemilu di wilayah Kabupaten/Kota yang terdiri atas 11 tahapan, mencegah terjadinya praktik politik uang di wilayah Kabupaten/Kota dan mengawasi netralitas semua pihak yang dilarang ikut serta dalam kegiatan kampanye sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.

” Tahapan dalam sosialisasi pengawasan partisipatif dengan membangun Persamaan Persepsi Pengawasan (Rakor, Bintek/Sosialisasi), pembentukan forum pengawasan partisipasi warga dan Pengawasan bersama dan penegakan hukum pemilu,” paparnya.

Selain ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, narasumber lainnya adalah Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kabupaten Brebes Drs. Kukuh Prasetyo, M.Si menyampaikan tentang Pemilu 2024 yang bermartabat dan juga Komisioner Bawaslu Kabupaten Brebes M.A. Ma’ruf, S.Sos.I, S.Pd, SH, M.Pd membahas tentang bahaya money politic. (LH)

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.