Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter
Share on whatsapp

Rakor GKB Untuk Rekonfirmasi ATS

Rapat Koordinasi Gerakan Kembali Bersekolah untuk penting, alasannya pertama dijadikan sebagai bahan kinerja yang sudah dilakukan, dan kedua membahas follow up ke depan yang perlu dikerjakan, selain itu melalui rapat koordinasi bisa meminimalisir kendala yang ditemui, dan kemudian mencari solusi alternatif dari masalah yang ada.

Rapat koordinasi GKB itu bersifat tematik, artinya pihak tertentu akan diundang untuk melaporkan atas apa yang sudah dilakukan, misalkan Rakor GKB tentang PIP maka yang akan dibahas adalah bagaimana agar anak-anak GKB ini bisa mendapatkan PIP, kemudian berapa persen sih yang tidak mendapatkan PIP, ini harus dipetakan, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis juga melaporkan kondisi yang ada baik itu OPD Dindikpora maupun dari Kementrian Agama.

Tematik Rakor yang lain contohnya, tentang Hasil Rekonfirmasi Data ATS, ini juga sangat penting dilakukan, karena kita bisa tahu, berapa sih ATS dari data Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) ini sudah di data, kemudian data yang ada di telaah dengan mengumpulkan nama ATS tiap desanya, berapa jumlah anak yang tidak sekolah, dari sinilah kemudian dilakukan rekonfirmasi oleh FMPP Desanya, dengan cara menanyakan kembali ATS yang sudah di data tersebut, adakah minat yang sekolah dan berapa yang bermukim di desa tersebut, dan berapa yang pergi dari desa tersebut.

Rekonfirmasi ini harus terpilah laki dan perempuan, untuk memudahkan bagi FMPP dalam membuat laporan, dan memastikan bahwa data yang dari rekonfirmasi ini adalah akurat dan nanti akan dijadikan baseline di level desa anak yang harus di tangani selama kurun waktu tertentu, biasanya 5 tahun target baseline untuk ATS. Setelah anak ini sudah dikembalikan kemudian oleh FMPP Desa di masukan dalam sistem pelaporan ATS yang dikembalikan dalam tiap tahunnya.

Anak GKB ini bisa saja mendapatkan dana dari berbagai sumber, namun diupayakan tidak doubel anggaran, ketika anak sudah mendapatkan dana GKB dari APBD maka sumber lainnya diperbolehkan jika dapat dari Pihak ketiga seperti CSR atau donatur atau sumbangan dari upaya FMPP atas penggalangan dananya.

Rakor GKB juga sangat penting bagi Pengambil Kebijakan ATS, karena lewat pertemuan rapat koordinasi kita bisa mendokumentasikan banyak yang sudah dilakukan, dan kemudian menghimpun data yang ada sebagai salah satu pengambilan kebijakan bidang pendidikan.

 

Kontributor : Bahrul Ulum | KBC-01 | Tinggal di Brebes

 

KBC-01

KBC-01

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *