20200706_174551
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter
Share on whatsapp

Rapatkan Barisan Atasi Anak Tidak Sekolah

Anak Tidak Sekolah (ATS) di desa merupakan kondisi yang tidak bisa kita pungkiri, arahan agar anak tetap sekolah harus terus gencar dilakukan. Siapa kemudian yang berperan jika desa tidak ada forum masyarakat peduli pendidikan (FMPP).

Lembaga yang dibentuk dan ditunggangi oleh para pegiat pendidikan ini, sudah sepatutnya bisa menanggulang ATS di desa.

Pemerintah Desa Cenang dengan FMPP Desa mencoba mewujudkannya dengan terus berkomitmen menangani ATS di desa demi tercapainya kemakmuran bersama melalui pendidikan.

Tahun 2020 adalah masa transisi kepemimpinan di Desa Cenang, oleh pemimpin Kepala Desa yang baru program gerakan kembali bersekolah tetap jadi prioritas.

Terbukti pada hari ini Senin, (06/07/2020) Kepala Desa Cenang Junedi beserta Ketua FMPP Moh. Pakhruroji, S.Pd.I dan Babinsa Serka Yuli Haryo Saputro berduyun-duyun menyisir anak GKB dengan mendatanginya dari rumah ke rumah door to door.

Moh. Pakhruroji, S.Pd.I selaku Ketua FMPP desa, dirinya mengaku selalu bersemangat bagaimana anak di desa cenang bisa mengenyam pendidikan yang layak.

” Perlu komitmen dan tekad yang kuat, saya tiada hentinya memantau anak GKB, maka hari ini saya ajak kepala desa dan babinsa untuk memyisir anak GKB yang sudah lulus SLTP agar mau melanjutkan ke SLTA.” Ujar ustad Roji sapaan akrab sehari hari sesaat sebelum bertandang ke rumah ATS.

Tahun 2020 melalui APBDES program GKB akan disokong dana untuk bantuan perlengkapan sekolah, operasional FMPP dan pemasangan Wi-fi dikisaran 50 juta sudah disetujui dan ditetapkan, tinggal menunggu pencairannya saja.

Junedi selaku Kepala Desa Cenang membenarkan hal itu, program GKB sudah ada sebelum kepemimpinan saya.

Kami Pemerintah Desa tiada henti meminta bimbingan dan panduannya terkait program GKB dan FMPP karena walau saya sudah lama menjadi perangkat desa namun tidak menangani langsung kegiatan ini. Pungkas Junedi.

FMPP sebagai tulang punggung Gerakan Kembali Bersekolah mempunyai tanggungjawab yang besar untuk itu dalam inovasinya FMPP Desa Cenang sudah menggandeng beberapa sekolah dalam bentuk kerjasama.

ATS akan terpantau jika apa yang diarahkan kepada calon siswa bisa diikuti, lembaga pendidikan yang bekerjasama dengan FMPP pun terbantu harapannya kerjasama mutuslisme ini dijadikan sebagai ladang amal yang tiada putus.

Sementara itu Serka Yuli Haryo Saputro selaku Babinsa ikut berkunjung dan berinteraksi langsung memberikan wejangan kepada orang tua ATS mengenai pentingnya pendidikan.

Siapa sih anak GKB?

Anak GKB di Desa Cenang lebih didominasi pada  anak yang terlantar secara asuh orang tua, ini lebih banyak dijumpai adalah mereka anak dengan latar belakang keluarga yang broken home. Orang tua berpisah dan sudah menikah lagi masing-masing dan anak menjadi korbannya.

Perhatian dari FMPP, dan Pemdes sangat penting dalam mengembalikan anak tidak sekolah kembali bersekolah. Dukungan partisipasi warga harus ditumbuhkan, semakin kuat komitmen dari pemangku kebijakan, dan kiprah yang berkesinambungan akan memberikan dampak yang kentara di desa dimana secara tidak langsung ATS akan cepat teratasi.

Penulis : Sugeng ( Kompasianer Brebes – KBC 45)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.